Nama : Muhammad Rizky
Nim : B1031181067
Materi : Statistik Deskritif Dan
Statistik Inferensial
Mata Kuliah : Metode Kuantitatif
Bisnis B
BAB 1 : PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Statistika adalah suatu ilmu yang
mempelajari tentang cara pengumpulan data, penyajian data, analisis dan
interpretasi tentang data tersebut.
Statistika umumnya bekerja dengan data
numerik yang berupa hasil cacahan ataupun hasil pengukuran, atau dengan data
kategorik yang diklasifikasikan menurut kriteria tertentu. Informasi yang
tercatat dan terkumpul, baik numerik dan kategorik disebut pengamatan.
Dalam penerapannya, agar kita dapat
melakukan pengumpulan, peyajian analisis, dan penafsiran data, kita harus
menggunakan metode agar memudahkan kita dalam menganalisis data statistik.
Dalam statistik terdapat 2 (dua) metode yang digunakan, yaitu Statistik
Deskriptif, dan Statisik Inferensial yang akan dibahas pada makalah ini.
B.
Permasalahan
1.
Pengertian dari
Statistik Deskriptif, dan Statistik Inferemsial.
2.
Perbedaan dari
Statistik Deskriptif dan Statistik Inferensial.
C.
Tujuan
Diharapkan dengan dibuatnya makalah ini,
kita dapat memahami tentang apa itu Statistik Deskriptif, dan Statistik
Inferensial, serta memahami tentang perbedaan dari kedua metode tersebut.
BAB 2 : PEMBAHASAN
A.
Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif pada dasarnya
merupakan metode numerik dan grafik untuk mencari pola dalam suatu kumpulan
data, meringkas informasi yang terungkap dalam suatu kumpulan data, dan
menyajikan informasi itu dalam bentuk yang layak.
Statsitik deskriptif bertujuan untuk
mengubah kumpulan data mentah menjadi mudah dipahami dalam bentuk informasi
yang ringkas sebagaimana adanya tanpa menarik kesimpulan atau generalisasi.
Dalam statistik deskriptif ini dikemukakan cara-cara penyajian data dalam
bentuk tabel maupun diagram, penentuan rata-rata (mean), modus, median, rentang
serta simpangan baku. Statistik deskriptif menurut ahli ialah statistik yang
berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang
diteliti melalui manfaat sampel atau polulasi sebagaimana adanya, tanpa adanya
melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum (Sugiyono,
2007:21). Statistik deskriptif bersifat menguraikan gejala kuantitatif secara
numeris dari gejala tersebutdapat ditafsirkan lebih jauh informasi apa dibalik
data tersebut. Misalnya mahasiswa baru angkatan 2014 rata-rata berumur 18,5
tahun.
B.
Statistik Inferensial
Statistik inferensial merupakan salah satu metode
dalam statistik yang menggunakan data sampel untuk membuar perkiraan,
keputusan, prediksi, atau generalisasi (kesimpulan) tentang kumpulan data yang
lebih besar.
Statistika inferensial bertujuan untuk penarikan
kesimpulan. Sebelum menarik kesimpulan dilakukan suatu dugaan yang dapat
diperoleh dari statistik deskriptif. Menurut seorang ahli statistik dari
Indonesia, statistika inferensial adalah metode yang digunakan untuk mengetahui
populasi berdasarkan sampel dengan menganalisis dan menginterpretasikan data
menjadi sebuah kesimpulan (Hatani, 2008). Statistika inferensial digunakan
untuk menarik kesimpulan dari beberapa orang, kejadian, dan waktu untuk
keseluruhan (generalisasi).
Sifat dari statistik inferensial yaitu:
1.
Data yang
dianalisis berasal dari random sampling (acak),
2.
Menggeneralisasikan
dan meramalkan baik tentang ciri penting suatu variabel maupun hubungan antar variable,
3.
Generalisasi dan
ramalan yang dibuat diberlakukan bagi keseluruhan populasi atas dasar hasil
analisis data dari sampel, dan
4.
Generalisasi dan
ramalan dilaksanakan dengan uji hipotesisatau pengecekan asumsi.
Bagan 1 Jenis statistika
C. Perbedaan Statistika Deskriptif dan Statistika
Inferensial
Statistik inferensial dan statistik deskriptif memiliki perbedaan yang sangat mendasar dalam proses analisisnya. Secara umum, kedua jenis statistik ini pun memiliki tujuan yang berbeda.
1. Statistik deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik data. Sedangkan statistik inferensial bertujuan untuk mengambil kesimpulan untuk populasi dengan menganalisis sampel.
2. Statistik deskriptif biasanya hanya disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Statistik ujiyang digunakan pun terbilang sederhana seperti rata-rata, varians, dll. Sedangkan statistik inferensial, statistik yang digunakan sudah tergolong sangat rumit. Tidak semua orang mampu menggunakan statistik inferensial sehingga dibutuhkan keseriusan dan pembelajaran khusus sebelum menggunakannya.
Karena itu, kita tidak bisa menggunakan apapun alat analisis yang ada pada analisis deskriptif untuk menyimpulkan data secara keseluruhan.
Gambar 1
Perbedaan statistik despkriptif dan inferensial
BAB 3 PENUTUP
Statistik
deskriptif ini hanya terbatas pada menyajikan data bentuk tabel, diagram,
grafik menjadi informasi sederhana tanpa dilakukan sebuah penarikan kesimpulan.
Sedangkan
statistik inferensial ini mencakup statistik deskriptif yang juga digunakan
untuk melakukan estimasi dan penarikan kesimpulan dalam statistik inferensial
untuk melakukan penarikan kesimpulan harus melakui tahapan uji hipotesis dan
uji statistik.
DAFTAR PUSTAKA
Gunawan, Imam. 2016. Pengantar Statistika Inferensial. Jakarta : PT Rajaindo Persada
Benson Sincich, McClave. 2005. Statistik untuk Bisnis dan Ekonomi Jilis 1 Edisi 11. Jakarta : Penerbit
Erlangga
Murjana, Angga. 2019. Statistika Deskriptif dan Inferensial Beserta Contoh, Gambar,
Perbedaannya. 11 November. Diakses Februari 29, 2020.
https://rumusrumus.com/statistika-deskriptif/.
Yuvalianda. 2019. Memahami Statistik Inferensial dan Perbedaannya Dengan Statistik
Deskriptif. 17 April. Diakses Februari 2020, 29. https://yuvalianda.com/statistik-
inferensial/#Perbedaan_statistik_inferensial_dan_statistik_deskriptif.











